Tanamania

Cara Menanam Sawi Hidroponik Mudah dan Sederhana

Cara Menanam Sawi Hidroponik – Sawi merupakan sayuran yang banyak diminati masyarakat. Hal tersebut dikarenakan rasanya yang enak. Apalagi jika diolah menjadi berbagai macam masakan. Bagi Anda yang ingin mengonsumsi sawi, mungkin biasanya membelinya langsung di pasar. Namun, bagaimana jika Anda mencoba menanamnya sendiri?

Kini, cara menanam sawi hidroponik banyak diterapkan masyarakat, terutama bagi mereka yang tidak memiliki cukup banyak lahan namun ingin bercocok tanam. Budidaya sawi menggunakan hidroponik adalah pilihan yang tepat. Tak hanya itu, Anda tentu akan merasa bangga dengan hasil panen kebun sendiri biar lebih menikmati sawi yang dihasilkan.

Sekedar informasi, tanaman sawi terdiri dari beberapa macam mulai dari pagoda, white pakcoy, dan green pakcoy. Macam-macam sawi tersebut dapat ditanam secara hidroponik dengan mudah. Bagi Anda yang berminat untuk menanam sawi sendiri menggunakan cara menanam tanaman hidroponik, berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan.

Cara Menanam Sawi Hidroponik

  1. Persiapkan alat dan bahan

Hal pertama yang perlu dilakukan dalam tata cara menanam sawi hidroponik adalah dengan menyiapkan alat dan bahannya terlebih dahulu. Bahan yag perlu dipersiapkan adalah benih, nutrisi hidroponik, media tanam, air, tray semai, sprayer, kit hidroponik  dan pinset. Bagi Anda yang masih pemula, maka sebaiknya menggunakan hidroponik dengan sistem wick. Sebab sistem ini umumnya lebih mudah dan biayanya pun tidak begitu mahal. Nah, kit hidroponik ini dibutuhkan jika Anda menggunakan sistem wick. Untuk membuatnya, peralatan yang diperlukan diantaranya adalah kain flanel untuk membuat sumbu, bak atau ember untuk tempat menampung nutrisi, rockwool untuk dijadikan sebagai media tanam, netpot, stereoform sebagai penyangga netpot dan juga tanaman.

  1. Pemilihan benih

Pastikan bahwa benih yang Anda gunakan berkualitas terbaik. Hal ini dilakukan agar sawi yang dihasilkan segar, besar dan enak. Tak hanya itu, Anda juga harus memastikan bahwa benih yang akan dipakai terbebas dari hama dan penyakit serta memiliki daya tahan tumbuh  yang sangat baik. Dengan begitu, tanaman sawi tidak akan mudah busuk.

  1. Pembibitan benih

Perlu diketahui bahwa dalam tata cara menanam sawi hidroponik, benih sawi tidak dapat langsung ditanam. Sehingga Anda perlu melakukan proses pembibitan terlebih dahulu pada benih yang telah disediakan.

  1. Media tanam

Seperti yang diketahui, dalam penanaman hidroponik tidak digunakan media tanam berupa tanah sehingga Anda tidak perlu mengolah tanah terlebih dahulu. Dalam budidaya sayuran melalui hidroponik, Anda dapat memakai sistem kultur agregat, kultur air dan NFT  atau Nutrient Film Technique sebagai media tanamnya.

  1. Penanaman Tanaman

Apabila benih yang sudah mengalami proses pembibitan terlihat akarnya, Anda sudah bisa melakukan penanaman menggunakan hidroponik sederhana ini. Cara menanam sawi hidroponik adalah Anda masukkan bibit ke dalam botol plastik. Sebelumnya, botol plastik ini di isi terlebih dahulu dengan abu sekam. Setelah itu, Anda masukkan bibit termasuk botol plastiknya secara perlahan ke bagian dalam paralon yang telah diisi dengan larutan nutrisi. Untuk hasil yang maksimal, Anda pilih lokasi terbaik untuk budidaya tanaman sawi menggunakan hidroponik. Usahakan jauh dari jalan raya yang banyak debu dan kotoran. Hal ini dilakukan agar tanaman sawi tetap sehat dan segar.

Dalam tata cara menanam sawi hidroponik, Anda harus selalu memperhatikan nutrisi dalam larutan. Pasalnya, metode tanam menggunakan hidroponik sangat berbeda dengan media tanah. Tanaman yang ditanam  dengan media tanah tentunya memiliki sumber energi utama untuk tumbuh kembang, baik dari mineral yang ada di dalam tanah, pupuk, air dan udara. Namun menggunakan hidroponik, sumber utama tanaman dalam memperoleh makanan ada pada larutan nutrisi. Oleh karea itu, lautan ini adalah hal terpenting agar tanaman hidroponik Anda berhasil.

  1. Pemeliharaan Tanaman

Cara menanam sawi hidroponik terkait pemeliharaan tanaman sangatlah mudah. Sebab, pada dasarnya Anda hanya harus memastikan larutan nutrisi yang dibutuhkan tanaman tidak habis atau kekurangan. Hal ini dilakukan karena larutan nutrisi merupakan sumber utama yang dibutuhkan tanaman hidroponik untuk dapat tumbuh dengan baik. Periksa selalu larutan nutrisi setiap hari. Selain itu, lakukan sortir mengenai tanaman sawi mana yang sekiranya membusuk atau terkena hama dan penyakit. Dengan melakukan pemilihan atau sortir tersebut, tanaman yang belum terkena penyakit bisa diselamatkan. Kemudian, lakukan pula sanitasi untuk mengendalikan hama serta penyakit yang membahayakan tanaman. Caranya adalah dengan menyemprotkan insektisida dan juga fungisida.

Menanam sawi menggunakan cara penanaman hidroponik sangatlah mudah bukan? Hanya dalam jangka waktu dua hingga tiga bulan, Anda sudah dapat merasakan hasil dari panen sawi. Kelebihan dari penanaman hidroponik adalah Anda tidak memerlukan lahan yang luas. Disamping itu, biaya produksinya juga tidak begitu mahal. Tertarik menanam sawi hidroponik? Sekian informasi terkait cara menanam sawi hidroponik mudah dan sederhana, semoga bisa dijadikan sebagai referensi untuk Anda.

Tags: