Tanamania

Cara Menanam dan Merawat Bunga Bakung

Bunga bakung atau yang lebih dikenal dengan bunga lili merupakan bunga yang memiliki warna yang indah dan harum. Bentuknya hampir mirip dengan bunga tulip di belanda. Jadi jika mekar secara bersamaan akan membuat pemandangan semakin indah. untuk membuat halaman rumah anda lebih indah dan asri, anda bisa mencoba untuk menanam bunga bakung. Cara penanaman dan perawatanya tidak begitu sulit. Bunga bakung ditanam dari umbi dan bisa tumbuh di daerah mana pun. Tetapi walaupun perawatannya mudah, anda harus tetap melakukannya dengan baik karena bunga ini cepat layu.

Cara Menanam dan Merawat Bunga Bakung

  1. Lokasi Penanaman

Cara menanam dan merawat bunga bakung yang pertama adalah dengan menemukan lokasi penanaman yang tepat. Pilihlah lokasi yang memiliki drainase yang bagus. Jika hujan turun, tanahnya harus cepat kering. Selain itu pilihlah tempat yang tidak terkena sinar matahari terlalu sering, karena akan membuat bunga menghadap kearah datangnya sinar matahari. Daunnya sangat mudah terkena jamurbotrytis. Terutama jika ditanam pada daerah yang kurang ideal. Oleh karena itu anda harus menanam bunga pada lokasi yang tepat. Untuk mengatasi masalah drainase, anda bisa membuat gundukan dengan menggunakan tanah pot. Gundukan tersebut tinggi sekitar 13 cm dari atas permukaan tanah. Cara ini sangat baik digunakan ketika anda menanam bunga bakung di daerah yang tanahnya tidak cepat kering setelah terguyur hujan.

  1. Penanaman Umbi

Ketika anda sudah mendapatkan umbi, segeralah ditanam. Cara menanam dan merawat bunga bakung inilah yang sering dilupakan. Ketika umbi terlalu lama didiamkan akan membuat kering, sehingga menghasilkan bunga yang tidak bagus, Jika anda langsung menanamanya, akan membuat pertumbuhannya lebih cepat. Kalau anda tidak bisa menanamnya secara langsung. Simpanlah umbi pada tempat yang gelap dan dingin. Dengan begitu umbi tidak cepat bertunas. Tanam lili pada bulan September oktober, sehingga pada awal tahun bunganya sudah bisa mekar. Penanamnya harus anda lakukan sebaik mungkin. Supaya tanaman bunga bakung bisa tumbuh dengan baik.

Cara menanam dan merawat bunga bakung selanjutnya adalah tahap penanamannya. Galilah lubang dengan kedalaman 10-15 cm. Anda juga bisa menanamnya pada gundukan tanah. Dengan cara menanam umbi bakung pada lubang kemudian tutup dengan gundukan tanah setinggi 10-15 cm. ini akan membantu system drainase semakin bagus. Berilah jarak pada setiap tanaman. Jarak yang baik sekitar 15 cm. ini akan membuat bunga mendapatkan sinar matahari yang cukup. Sebelum ditanam pada lubang, taburkan bubuk tulang. Ini akan membantu proses pertumbuhan umbi. Tahap terakhir adalah menyiram tanaman dengan air sampai lembab. Tak perlu disiram terlalu banyak. Cukup sampai basah saja. Hal ini dikarenakan bunga bakung tidak begitu membutuhkan air yang terlalu banyak.

  1. Perawatan dan Pemeliharaan

Jika keadaan suhu udara terlalu dingin, anda bisa memberikan lapisan mulsa di atas tanaman. Ini akan membantu melindungi akar tanaman. Anda harus memastikan jenis mulsa yang anda gunakan, terbebas dari siput karena siput dapat memakan bunga bakung yang baru saja tumbuh. Cara menanam dan merawat bunga bakung selanjutnya adalah dengan memberikan pupuk secara rutin. Pada saat akar mulai tumbuh, anda bisa memberikan pupuk kandang. Sebenarnya bunga bakung tidak membutuhkan banyak pupuk karena bunga ini termasuk bunga yang kuat. Baca juga cara menanam bunga anyelir. Pada saat bunga ini mendapatkan banyak nitrogen, membuat batangnya cepat membusuk. Jadi pemberian pupuk harus diberikan dengan tepat. Cukup satu bulan sekali saja.

Bunga bakung tidak membutuhkan terlalu banyak air. Jadi anda hanya perlu menyiram seperlunya saja. Jika terlalu banyak air akan membuat umbi dan batangnya cepat membusuk. Jika suhu terlalu dingin, anda bisa melindungi dengan jerami atau dahan tanaman. Tapi cara menanam dan merawat bunga bakung ini, tidak begitu di gunakan di Indonesia karena suhunya tidak terlalu dingin. Jika sudah berbunga, lakukan sedikit pemangkasan. Cukup sisakan 2-3 batang saja. Ini akan membantu bunga tetap tumbuh dalam waktu yang lama. Jika terlalu banyak batang membuat pertumbuhan bunga akan terhambat dan tanaman tidak cepat berbunga.

Cara menanam dan merawat bunga bakung yang harus anda lakukan adalah mencegah munculnya hama penyakit. Jika daun terdapat bintik-bintik berwarna coklat, kemungkinan terkena jamur botrytis. Jamur ini dapat tumbuh dengan baik pada udara yang dingin atau suhu basah. Untuk mengatasinya, anda bisa menyemprotkan fungsida mawar. Anda bisa membelinya di toko pertanian. Jika anda ingin memotong bunga, Anda bisa memotong dengan cara dipotong sepertiga batangnya. Termasuk ketika memotong bunganya, potongnya sepertiga batang. Untuk sisanya biarkan tetap tumbuh didalam tanah.

Cara tersebut akan membuat umbi bunga bakung bisa mendapatkan nutrisi didalam tanah. Sehingga bisa menghasilkan bunga lagi di tahun berikutnya. Bunga hanya tumbuh 1 kali dalam setahun. Sebenarnya anda dapat menanam kapan saja. Asalkan tanahnya tidak terlalu padat karena memang sangat bagus ditanam di Indonesia.

Bunga bakung biasanya mekar pada bulan juni. Tanaman hias ini tidak hanya untuk mempercantik halaman rumah. Tapi bisa menjadi bisnis yang bagus karena banyak orang yang suka dengan bunga bakung potong. Apalagi jenis bunga ini sangat banyak sekali. Ada yang bunganya berwarna merah, putih, orange, ungu dan masih banyak lainnya. Demikian pembahasan tanamania.com terkait penanaman bunga bakung yang benar. Semoga bermanfaat.

Tags: